Jumat, 04 September 2009

Alergi Makanan dan Intoleransi Makanan

Duluuuuuu... saya pikir kedua hal ini sama aja, tetanggaan doang gitu. Tapi setelah baca sana-sini, tanya kemana-mana, ternyata kedua hal ini merupakan hal yang berbeda tapi emang rada susah ngebedainnya.

Nah... kalo sekarang ibu-ibu bilang:

"wadoh, anakku kok bentol-bentol ya dikasi makan buncis.. Alergi nih"

Ups... ternyata belum tentu, bisa jadi cuma intoleransi alias nggak tahan aja terhadap makanan tertentu. Vonis ALERGI nggak bisa semudah itu, harus melewati tahap-tahap pemeriksaan dokter/profesional lainnya untuk akhirnya menentukan apakah si anak alergi atau cuma nggak tahan/intoleransi terhadap makanan tertentu.

Kalo alergi yang tingkat parah, namanya anafilaksis. Pernah denger soal ada anak yang tau-tau sesak napas sampai meninggal gara-gara menggigit sandwich yang ternyata ke-oles sedikit selai kacang? Nah itu dia anafilaksis. Alergi tingkat parahhhh.

Saya pernah menyimpan tulisan dari teman saya, Ika Suryanawati soal Alergi dan Intoleransi. Silakan dibaca DISINI.

Beberapa makanan yang umumnya berpotensial menimbulkan alergi (wardley, more : 2004) dan sebaiknya tidak diberikan hingga bayi berumur tertentu :
  1. Ikan laut dan teman-teman mahluk laut lainnya *tidak termasuk Deni si Manusia Ikan*
  2. Kacang Tanah, dan beberapa kacang lainnya. (kacang merah,kacang hijau)
  3. Susu Sapi dan produk olahannya (alergi protein susu sapi)
  4. Telur
  5. Kerang
  6. Gluten dan gandum (jarang terjadi di indonesia)
  7. Jagung
  8. Stroberi
  9. Kedelai dan Produknya (jarang terjadi di indonesia)

Selain itu, saya juga baca-baca di link-link yang saya share di bawah ini. Cukup membantu kok. Kalo emang pengen serius, buatlah janji dengan ahli alergi dan berdiskusilah sampai puas (^_^)

http://foodallergy.com/allergies.html

http://foodallergy.org/questions.html

http://www.wholesomebabyfood.com/allergy.htm

1 komentar:

tas kertas mengatakan...

klo punya alergi repot ya!